Jonson Sirait
Sabtu, 01 Maret 2014
mewujudkan keinginan
urusan target kehidupan, manusia gak akan pernah puas dengan apa yang dimilikinya. makanya jangan apunya target denganj jangka waktu tertentu, kalo gak kesampaian, pasti kamu bakalan pening... dijamin...!!!!
biar gak pening gimana...???
caranya tabung duit kamu walaupun gak punya rencana tabuang aja terus... sampe suatu ketika kamu menginginkan sesuatu hal, maka kamu sudah mempunyai modal yang cukup untuk mewujudkan keinginanmu tersebut...
itu pendapatku... salam... :-)
Minggu, 19 Januari 2014
Akhir Kehidupan
kulangkahkan kaki di jalanan berbatu...
nafas ini sesak, dada ini sakit...
namun aku terus berjalan...
berusaha tuk sekuat mungkin...
mencoba sedikit berlari....
namun aku tak sanggup...
seketika badanku lemas....
pandanganku gelap...
aku terjatuh di keramaian...
orang orang berlalu lalang hanya menyaksikanku terbujur kaku....
tanpa memperdulikan ku...
dengan sisa kekuatanku aku mencoba untuk bangkit... namun aku tak mampu lagi bertahan...
aku merasa kehidupanku akan berakhir hanya sampai disini...
dunia ini kejam....
mereka tak peduli denganku...
dalam hati aku mengutuk mereka...
namun hati kecilku membela mereka...
hingga
ditengah keputusaan ku...
datang dua malaikat menjemputku...
mareka berkata waktumu sudah habis....
oh tidak...!!!
aku belum melakukan apapun untuk orang orang yang kucintai...
teman teman, sahabat, dan kelurga...
namun, sudah terlambat bagiku untuk melakukannya...
yang bisa kulakukan adalah menyesal...
dan berharap, jangan ada lagi orang bodoh yang mengikuti jejak langkah ku....
-Jonson Sirait
nafas ini sesak, dada ini sakit...
namun aku terus berjalan...
berusaha tuk sekuat mungkin...
mencoba sedikit berlari....
namun aku tak sanggup...
seketika badanku lemas....
pandanganku gelap...
aku terjatuh di keramaian...
orang orang berlalu lalang hanya menyaksikanku terbujur kaku....
tanpa memperdulikan ku...
dengan sisa kekuatanku aku mencoba untuk bangkit... namun aku tak mampu lagi bertahan...
aku merasa kehidupanku akan berakhir hanya sampai disini...
dunia ini kejam....
mereka tak peduli denganku...
dalam hati aku mengutuk mereka...
namun hati kecilku membela mereka...
hingga
ditengah keputusaan ku...
datang dua malaikat menjemputku...
mareka berkata waktumu sudah habis....
oh tidak...!!!
aku belum melakukan apapun untuk orang orang yang kucintai...
teman teman, sahabat, dan kelurga...
namun, sudah terlambat bagiku untuk melakukannya...
yang bisa kulakukan adalah menyesal...
dan berharap, jangan ada lagi orang bodoh yang mengikuti jejak langkah ku....
-Jonson Sirait
Minggu, 03 November 2013
CITA-CITA
hallo teman, disini aku share tentang perubahan pola pikir dalam
kehidupanku…
dimana aku mengubah rasa keputusasaan ku menjadi sebuah motifasi dalam hidupku…
dimana aku mengubah rasa keputusasaan ku menjadi sebuah motifasi dalam hidupku…
CITA-CITA
Kau tau, sekarang aku tak punya
tujuan. Bisa dibilang saya orang yang tidak
punya cita-cita. Yeah, itu benar… meskipun aku pernah mempunyai cita-cita, tapi
itu dulu…!!! Sebelum aku menginjakkan kaki di bangku Sekolah Dasar kelas 4. SDN
190/VII Perintis Aku penah bercita-cita menjadi seorang professor… Tapi sejak
aku duduk di kelas 6 SD aku bercita-cita ingin menjadi penemu, meskipun tak
pernah terpikirkan “Aku harus menemukan apa?”
Hingga ketika aku menginjak bangku
kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama,
SMP Negeri 31 Tebo, aku diberi saran oleh ayahku agar aku masuk ke perguruan
tinggi di Medan, ketika itu aku belum mengetahui apa yang dimaksudkan oleh
ayahku. Sejak itu mulailah saat itu aku bercita-cita ingin menjadi teknisi industri. di
waktu SMP itu juga kakak sepupuku membeli laptop berukuran kecil (Notebook),
aku sangat tertarik dengan laptop, aku belajar sangat cepat, karena aku
menyukai dunia teknologi, bahkan hal yang tak pernah kupelajari dari guru komputer
pun aku telusuri di internet. Setiap hari aku selalu pergi ke rumah kakak ku
untuk mempelajari laptop tersebut, meskipun aku telah meminta orang tuaku untuk
membelikanku sebuah laptop, namun mereka belum mau mengabulkan permintaanku
tersebut.
Ketika kelulusan SMP tiba, aku
bingung mau memilih SMA atau SMK, pada saat itu aku telah melupakan cita-citaku
tetntang teknisi industri untuk
sementara, aku mencoba untuk testing di jurusan Teknologi Informasi dan
Komunikasi di SMK Negeri 2 Tebo, tetapi aku gagal…kucoba di SMA negeri 2 Tebo,
dan tebak? Aku gagal lagi…
Lalu aku masuk di SMA Negeri 16
Tebo, dan kau tau? Pelajaran yang kusukai, alatnya belum ada saat itu, yaitu
komputer. Setahun kuinjakkan kaki di SMA barulah ada 2 unit komputer dan satu
unit laptop, guru komputerku ilmunya cukup tinggi ilmu yang diberikannya kucoba
kupahami dengan sungguh sungguh, dia professional mengolah hardware maupun
software, aku mengaguminya. Aku suka pelajaran TIK dan Matematika.
Luluslah aku dari tingkat SMA jurusan IPA (Ilmu Alam), kembali aku ingat
bahwa aku mau ke bagian Teknik Industri, karena aku tertarik pada teknologi aku
memilih jurusan itu, karena kupikir aku akan bisa membuat robot canggih di
pabrik industri dengan bantuan teknologi komputer, dan itulah yang sedang
kujalani saat ini…
Sekarang aku sedang Kuliah di PTKI Medan jurusan Teknik Mekanik Industri, Program DIII di kampus Kementrian Perindustrian Republik Indonesia
Sekarang aku sedang Kuliah di PTKI Medan jurusan Teknik Mekanik Industri, Program DIII di kampus Kementrian Perindustrian Republik Indonesia
Akhirnya bagaimana? Kita lihat saja… sekarang banyak tantangan yang
menghadang.
Ketika aku menulis tulisan ini cita-citaku berubah lagi, bukan hanya
cita cita, melainkan tujuan dan keinginan dalam hidupku, aku ingin punya rumah,
istri yang baik,dan hidup berkecukupan serta penuh kebahagiaan. Sederhana…
namun itulah akhir dari segala cita cita kita nantinya, entah apa kau bisa
mewujudkan impian masa kecilmu, kita lihat saja, itu hidupmu.. that your choice…
sekian… ;-)
Rabu, 27 Februari 2013
For my wife
hmmph....
tahukah kau apa yang ada di pikiranku saat ini....
menjadikanmu sebagai bagian dari hidupku...
melewati masa masa suka dan duka bersama....
kujadikan kau pendamping, dan ibu dari anak anak kita...
itu yang selama ini menjadi pikiranku...
maukah kau menjadi istriku?
memang terlalu cepat menikah untuk kita saat ini...
namun, ku ingin memberikan hatimu seutuhnya padamu...
..............., I love you :-)
tahukah kau apa yang ada di pikiranku saat ini....
menjadikanmu sebagai bagian dari hidupku...
melewati masa masa suka dan duka bersama....
kujadikan kau pendamping, dan ibu dari anak anak kita...
itu yang selama ini menjadi pikiranku...
maukah kau menjadi istriku?
memang terlalu cepat menikah untuk kita saat ini...
namun, ku ingin memberikan hatimu seutuhnya padamu...
..............., I love you :-)
Selasa, 29 Januari 2013
Kenangan di Jambi
maaf kawan...
mungkin ku telah menyakiti hatimu lagi...
tapi, itu kulakukan karena rasa...
sayangku, yang terlalu besar kepadamu...
ku telah sangat lama mengenalmu...
kita bersahabat, dalam waktu yang lama...
aku, tidak ingin menghancurkan persahabatan kita...
seperti yang kulakukan sebelumnya...
maaf, jika ucapanku tak berkenan di hatimu...
namun, aku tak ingin kita terpisah...
ku ingin kita tetap dekat...
seperti dulu...
ku telah menganggap mu...
saudara kandungku...
walau ku tak mempunyai saudara perempuan...
namun, kau yang menggantikan itu...
tak ada lagi yang ku sembunyikan darimu...
bahkan ketika aku marah...
aku tak menyembunyikan itu...
begitu pula dengan mu...
dan aku ingin...
kita tetap begitu....
mungkin ku telah menyakiti hatimu lagi...
tapi, itu kulakukan karena rasa...
sayangku, yang terlalu besar kepadamu...
ku telah sangat lama mengenalmu...
kita bersahabat, dalam waktu yang lama...
aku, tidak ingin menghancurkan persahabatan kita...
seperti yang kulakukan sebelumnya...
maaf, jika ucapanku tak berkenan di hatimu...
namun, aku tak ingin kita terpisah...
ku ingin kita tetap dekat...
seperti dulu...
ku telah menganggap mu...
saudara kandungku...
walau ku tak mempunyai saudara perempuan...
namun, kau yang menggantikan itu...
tak ada lagi yang ku sembunyikan darimu...
bahkan ketika aku marah...
aku tak menyembunyikan itu...
begitu pula dengan mu...
dan aku ingin...
kita tetap begitu....
Sabtu, 12 Januari 2013
Sahabat
maaf, jika kata kataku tak berkenan di hatimu,
tak sepantas nya kau dengar, dan menjauhkan kita dihari esok...
memang kurasa akan lebih baik kalau kita seperti dulu terus..
tak ada hambatan yang akan memisahklan persahabatan kita.
namun kini, ku mulai mencintai sahabat ku sendiri...
seiring waktu yang berjalan cukup lama,
6 tahun sudah kami menggenal satu sama lain...
namun hancur hanya karena sebuah kalimat...
"ku mulai menyukaimu"
dan semuanya hancur berkeping keping seperti tersambar petir ditengah tengah badai...
memang lebih baik hariusnya engkau tak tahu perasaan ku,
baiklah kusimpan segala kesukkaanku kepadamu...
kupendam segala cinta kepadamu....
agar ku bisa melindungimu selalu,
meski dari jarak jauh aku menatapmu...
ku selalu tersenyum, memikul cinta yang terpendam...
.
.
love you, u're best friend forever....
tak sepantas nya kau dengar, dan menjauhkan kita dihari esok...
memang kurasa akan lebih baik kalau kita seperti dulu terus..
tak ada hambatan yang akan memisahklan persahabatan kita.
namun kini, ku mulai mencintai sahabat ku sendiri...
seiring waktu yang berjalan cukup lama,
6 tahun sudah kami menggenal satu sama lain...
namun hancur hanya karena sebuah kalimat...
"ku mulai menyukaimu"
dan semuanya hancur berkeping keping seperti tersambar petir ditengah tengah badai...
memang lebih baik hariusnya engkau tak tahu perasaan ku,
baiklah kusimpan segala kesukkaanku kepadamu...
kupendam segala cinta kepadamu....
agar ku bisa melindungimu selalu,
meski dari jarak jauh aku menatapmu...
ku selalu tersenyum, memikul cinta yang terpendam...
.
.
love you, u're best friend forever....
Minggu, 02 Desember 2012
Langganan:
Komentar (Atom)





